Debat terakhir kandidat presiden AS

John McCain berupaya mengalahkan Obama dalam debat ini
Tiga minggu sebelum hari pemilihan, McCain sangat membutuhkan kemenangan dalam debat hari Rabu untuk menahan laju kepemimpinan Barak Obama dalam jajak pendapat.
Debat ketiga dan terkahir ini tampaknya akan berpusat pada keadaan ekonomi Amerika, dan kedua kandidat telah mengungkap paket bantuan ekonomi baru.
Sementara itu, satu jajak pendapat nasional baru memperlihatkan Obama memimpin 53% dibanding 39%.
Jajak pendapat, yang dibuat New York Times dan CBS News, memperlihatkan taktik kampanye negatif McCain justru memukul balik.
Mayoritas responden yang berubah pikiran mengatakan menyebut serangan McCain pada Obama.
Pilihan McCain terhadap Sarah Palin sebagai pasangan pencalonannya juga dikritik oleh responsden yang berubah pikiran.
Untuk pertama kali Obama memimpin di kalangan pria dan pemilih independen, dua kelompok kunci yang menjadi sasaran Obama.
Mr Obama was also ahead for the first time among men and among independent voters, two key groups he has been trying to win over.
‘Arah baru’
Debat terakhir akan dilangsungkan di Universitas Hofstra, Long Island New York, dengan mediator Bob Schieffer dari CBS News.
McCain mengusulkan potongan pajak tambahan bernilai 52 miliar dolar untuk membantu pensiunan yang tabungannya berkurang akibat krisis keuangan, sementara Obama menambah dana sebesar 60 miliar dolar dalam paket pengeluaran darurat untuk membantu negara bagian, pengangguran dan perusahaan untuk bisa menciptakan lapangan kerja.
McCain mengkritik rencana Obama itu dengan menyebutnya sebagai pajak dan pengeluaran, dan memperingatkan menaikkan pajak saat resesi sangat berbahaya.
![]() |
|
| Ekonomi menjadi masalah terpenting pemilih |
Dia mengatakan dirinya merupakan kandidat yang bisa mengambil aksi tegas dalam mengatasi krisis.
“Kita tidak bisa menghabiskan empat tahun ke depan, seperti yang telah kita lakukan selama delapan tahun ini, menunggu sampai peruntungan datang. Sebagai presiden saya akan bertindak cepat dan tegas,” ujarnya di depan para pemilih.
Namun Senator Obama erupaya mengkaitkan John McCain dengan “kebijakan ekonomi Bush yang gagal” dan mengatakan dengan menempatkan kandidat partai Demokrat sebagai pemimpin merupakan satu-satunya jalan untuk memperbaiki kesulitan ekonomi ini.
“Hal itu akan membawa perubahan arah. Akan ada kepemimpinan baru di Washington. Akan ada perubahan besar terhadap kebijakan dan politik yang diterapkan selama delapan tahun ini,” ujarnya.
Kubu Obama yang menyebut rencana McCain itu sebagai “terlambat” dan mengatakan dia “kurang mampu” untuk memimpin dalam krisis, mengatakan reaksinya “tidak imbang, dan pendapatnya berubah-ubah setiap hari”.
Tugas sulit
Debat akan berlangsung disaat perasaan warga sedang suram akibat kekhawatiran mengenai situasi ekonomi negara itu.
Jajak pendapat NYTimes itu memperlihatkan lebih dari 85% pemilih memandang negara ini berjalan di real yang salah, dan 80% menyatakan tidak percaya pemerintah mengambil langkah tepat.
Keadaan ekonomi negara kini dianggap sebagai masalah terpenting bagi para pemilih.
Dengan kepopuleran Bush dalam jajak pendapat berada di titik terendah, McCain menghadapi tugas sulit untuk memisahkan dirinya dengan pemerintahan partai Republik saat ini.
Skala tantangan ekonomi bagi pemenang pemilu ini diperjelas dengan berita mengenai defisit anggaran pemerintah Amerika di tahun fiskal sekarang yang mencapai rekor tertinggi, 455 miliar dolar dan itu belum termasuk dana 700 miliar dolar untuk paket bantuan yang baru disetujui.
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2008/10/081015_usdebate.shtml

Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
http://berita-politik-dunia.infogue.com/debat_terakhir_kandidat_presiden_as
asuna17
Oktober 20, 2008 at 1:56 pm